Scroll untuk melanjutkan membaca
POLITIK

Persyaratan dan Proses Pemilihan hinga Contoh Visi Misi Kepala Desa Tahun 2024

×

Persyaratan dan Proses Pemilihan hinga Contoh Visi Misi Kepala Desa Tahun 2024

Sebarkan artikel ini

POLITIK | jatimtrending.com — Kepala desa adalah figur yang memiliki peran penting dalam memimpin dan mengelola suatu desa.

Dilansir dari bungko.desa.id Dalam proses pemilihan kepala desa, terdapat serangkaian syarat yang harus dipenuhi oleh calon kepala desa.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Berikut adalah rangkuman mengenai syarat calon kepala desa yang berlaku umum:

1. Warga Negara Indonesia

Calon kepala desa haruslah merupakan warga negara Indonesia.

Kewarganegaraan yang sah adalah syarat utama yang harus dipenuhi untuk memenuhi kriteria kepengurusan pemerintahan setempat.

2. Berusia Minimal 25 Tahun

Calon kepala desa harus memiliki usia minimal 25 tahun pada saat pencalonan.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon memiliki kematangan dan pengalaman yang cukup untuk memimpin suatu wilayah.

3. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Keterangan Domisili

Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sah dan keterangan domisili di desa tersebut merupakan dokumen penting yang harus dimiliki oleh calon kepala desa.

Kedua dokumen ini membuktikan bahwa calon merupakan penduduk asli desa yang bersangkutan dan telah tinggal di desa tersebut selama kurun waktu tertentu.

4. Tidak Memiliki Catatan Kriminal

Calon kepala desa tidak boleh memiliki catatan kriminal yang mengarah pada pelanggaran hukum serius.

Ini mencakup pelanggaran yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, atau tindakan kriminal lainnya yang dapat merusak integritas dan reputasi calon.

Baca Juga  10 Tips Agar Tetap Tegar Dalam Menghadapi Cobaan dan Ujian di Dunia, Yuk Kita Lihat...!

5. Mendapat Dukungan dari Penduduk Desa

Sebelum mencalonkan diri, calon kepala desa harus mendapatkan dukungan dan restu dari sebagian besar penduduk desa.

Hal ini dapat tercermin dalam bentuk dukungan secara langsung maupun melalui tanda tangan pada formulir dukungan pencalonan.

6. Mempunyai Visi dan Rencana Pembangunan Desa

Calon kepala desa diharapkan memiliki visi yang jelas tentang arah pembangunan desa serta rencana konkrit untuk mewujudkannya.

Visi dan rencana tersebut harus dapat memberikan solusi atas berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi oleh desa.

7. Mampu Menjalani Seleksi dan Pemilihan

Calon kepala desa harus bersedia untuk menjalani seleksi dan proses pemilihan yang diatur oleh peraturan setempat.

Ini dapat meliputi tahapan seperti pengajuan dokumen, uji kelayakan, debat publik, dan pemilihan langsung oleh penduduk desa.

8. Mempunyai Kualifikasi Pendidikan Minimal.

Meskipun tidak selalu menjadi syarat mutlak, memiliki kualifikasi pendidikan minimal seperti lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dianggap sebagai nilai tambah bagi calon kepala desa.

Pendidikan yang baik dapat membantu calon dalam mengambil keputusan yang tepat dan memahami berbagai isu yang kompleks.

Proses pemilihan kepala desa merupakan salah satu tahapan penting dalam demokrasi lokal yang memberikan kesempatan bagi masyarakat desa untuk memilih pemimpin yang dianggap terbaik untuk mewakili dan mengelola kepentingan mereka.

Oleh karena itu, pemenuhan syarat-syarat di atas sangatlah penting bagi setiap calon kepala desa.

Baca Juga  Melalui Silaturrahim, Bupati Sampang Ajak Ulama, Umara dan Santri Ikut Mengawal Pembangunan Kabupaten Sampang

Demikianlah ringkasan mengenai syarat calon kepala desa yang berlaku umum. Penting untuk dicatat bahwa syarat-syarat tersebut dapat bervariasi tergantung pada peraturan yang berlaku di masing-masing wilayah atau negara bagian.

Artikel di atas disusun dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip umum yang berlaku dalam pemilihan kepala desa, namun untuk informasi yang lebih akurat, disarankan untuk memeriksa peraturan dan undang-undang setempat yang berlaku.

Berikut ini adalah contoh visi dan misi seorang kepala desa yang mencerminkan komitmen untuk membangun dan mengembangkan desa dengan berbagai aspek yang berkelanjutan:

Visi:

“Menjadikan Desa [Nama Desa] sebagai Pusat Inovasi dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal”

Misi:

  1. Mengembangkan Potensi Lokal: Mengidentifikasi, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi alam, budaya, dan sumber daya manusia yang ada di Desa [Nama Desa] untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  2. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat: Mendorong dan mendukung inisiatif ekonomi masyarakat seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian berkelanjutan, dan industri kreatif sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi kemiskinan.
  3. Peningkatan Infrastruktur dan Akses Layanan: Memperbaiki dan memperluas infrastruktur desa termasuk jaringan jalan, air bersih, sanitasi, dan akses internet, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan sosial.
  4. Pelestarian Lingkungan: Melindungi dan menjaga kelestarian lingkungan alam Desa [Nama Desa], termasuk perlindungan hutan, pengelolaan sampah, dan promosi praktik pertanian organik guna mendukung keberlanjutan lingkungan.
  5. Penguatan Budaya dan Kearifan Lokal: Mempromosikan dan melestarikan kebudayaan dan tradisi lokal Desa [Nama Desa], serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan seni, budaya, dan keagamaan.
  6. Pembangunan Sosial dan Pendidikan: Meningkatkan akses pendidikan dan pembangunan sosial dengan menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan program pembangunan masyarakat seperti penyuluhan kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan pengentasan kemiskinan.
  7. Transparansi dan Partisipasi Masyarakat: Mendorong partisipasi aktif dan transparansi dalam pengambilan keputusan pemerintahan desa, termasuk melalui penyelenggaraan musyawarah desa dan penggunaan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
  8. Kesejahteraan Sosial dan Kesehatan: Menyelenggarakan program-program kesejahteraan sosial seperti bantuan sosial, perlindungan anak dan lanjut usia, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan primer dan penanganan masalah kesehatan masyarakat.
  9. Kerjasama dan Kemitraan: Membangun kerjasama yang solid dengan pihak-pihak terkait baik pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, maupun pihak-pihak eksternal lainnya untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan Desa [Nama Desa].
  10. Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan: Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, efisien, dan transparan dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance dalam setiap aspek pengelolaan administrasi desa.
Baca Juga  Anak Asal Pamekasan Meninggal di RS dr. Mohammad Zyn Usai Tenggelam di Sampang Waterpark

Visi dan misi di atas menggambarkan komitmen kepala desa dalam mengembangkan desa secara holistik dengan memperhatikan berbagai aspek kehidupan masyarakat dan lingkungan. Selain itu, visi dan misi tersebut juga menggambarkan arah dan tujuan pembangunan yang ingin dicapai untuk meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan berkualitas bagi seluruh warga desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

POLITIK| jatimtrending.com – Baru saja kita semua secara sadar mendengar pernyataan mengejutkan diucapkan oleh Presiden Jokowi, bahwa Presiden itu boleh berkampanye dan memihak, atas dasar hak demokrasi setiap orang termasuk…