Scroll untuk melanjutkan membaca
SOSIAL

FPRB, TNI Polri dan Pemkab Kompak Bersihkan Sungai Jung Cangcang

Avatar photo
×

FPRB, TNI Polri dan Pemkab Kompak Bersihkan Sungai Jung Cangcang

Sebarkan artikel ini

Pamekasan| JatimTrending.com-Berbagai upaya dilakukan segenap elemen masyarakat untuk mencegah bencana banjir di wilayah perkotaan. Terutama di aliran sungai Kelurahan Jung cangcang Kecamatan Pamekasan, dalam aksi bersih sungai masak, Minggu pagi.

Bahkan secara khusus jajaran Pemkab Pamekasan, Kodim 0826/Pamekasan bersama Polres Pamekasan, bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana atau FPRB kompak bersihkan puluhan ton rumpun bambu dan sampah sungai yang kemudian diangkut Truk sampah DLH.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Mereka berbaur bersama ratusan relawan, dan masyarakat Kelurahan Jungcangcang yang turut serta dalam gerakan bersih sungai. Tak segan pula, Penjabat Bupati Pamekasan Masrukin dan Kalaksa BPBD setempat bahu membahu bergabung setelah pimpin apel kegiatan di lokasi.

“Untuk kali ini FPRB fokus pada pembersihan Sungai Lembung Bunter kelurahan Juncangcang, Kelurahan Jungcangcang, kecamatan Pamekasan dengan sekitar 500 peserta, juga dari masyarakat dan siswa sekolah serta mahasiswa juga ada,” ungkap wakil Ketua FPRB Pamekasan, Wahyudi.

Baca Juga  Relawan Siaga Jaga Kota dan Pemkab Pamekasan Tanggap Bencana 2023 - 2024

Disamping itu, Pjs. Pasi Teritorial Kodim 0826/Pamekasan Kapten Arh Joko Murtilam mengapresiasi besutan FPRB Pamekasan ini. Sebab jadi langkah konkret dalam kolaborasi untuk menjaga kebersihan sungai dan mencegah potensi banjir di daerah tersebut.

“Gerakan bersih sungai ini tidak hanya merupakan langkah praktis dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi risiko banjir,” tukas Kapten Arh Joko Murtilam.

Baca Juga  PSBB dan DPD AMPG Kabupaten Pamekasan Gelar Bakti Sosial "Khitan Gratis"

Nah dari setiap rangkaian itu, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk aktif dalam menjaga lingkungan. Sebab semua harus sinergi dan bergerak simultan untuk meminimalisir risiko bencana alam terutama banjir perkotaan yang datang tahunan.

“Kodim 0826/Pamekasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menjaga kebersihan sungai sebagai langkah preventif untuk melindungi wilayah dari dampak banjir,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *