Scroll untuk melanjutkan membaca
NASIONAL

Sebanyak 178 Kepala Desa di Pamekasan Hanya 12 Desa Yang Mengajukan Program PTSL Ke BPN

Avatar photo
×

Sebanyak 178 Kepala Desa di Pamekasan Hanya 12 Desa Yang Mengajukan Program PTSL Ke BPN

Sebarkan artikel ini

Pamekasan| JatimTrending.com- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pamekasan sesuai dengan anjuran presiden bahwa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis. Sertifikat cukup penting bagi para pemilik tanah, tujuan PTSL adalah untuk menghindari sengketa serta perselisihan di kemudian hari. Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Pengendalian dan Penanganan Sengketa BPN Pamekasan. Senin (8/01/2024)

Pasalnya, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan kebutuhan yang harus di pegang oleh masyarakat yang mempunyai tanah dan memberikan jaminan berkekuatan hukum secara gratis.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kasi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pamekasan Puguh Harjono menyampaikan Program sertifikasi gratis ini telah dilaksanakan sejak tahun 2017 dan akan terus berlangsung hingga tahun 2025. Pada tahun 2020 kemarin, pemerintah telah menargetkan sertifikasi sebanyak 10 juta bidang tanah. Sedangkan untuk tahun 2021 ini, target PTSL adalah sekitar 9 juta bidang tanah.

Baca Juga  Gapura Luruk Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Tuntaskan Persoalan BTS Kemen Kominfo

“Untuk di kabupaten Pamekasan tidak mungkin selesai pada tahun 2025. Sebab daerah Madura ini masih kurangnya kesadaran dari masyarakat. Padahal ini merupakan program gratis,” katanya.

Selanjutnya, Kasi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pamekasan Puguh Harjono mengatakan seharusnya program PTSL secara gratis ini seluruh Kepala Desa atau Kelurahan membuat surat pengajuan ke BPN dalam agar seluruh masyarakat mempunyai jaminan berkekuatan hukum.

“Dari 178 Kepala Desa yang ada di kabupaten Pamekasan hanya 12 Desa yang mengajukan program PTSL. Selebihnya kami tidak tahu,” paparnya.

Baca Juga  Rapat Rutin K3S Persiapan 17 Agustus Oleh Korbiddikcam

Di samping itu, Kasi Pengendalian dan Penanganan Sengketa BPN yang sering di sapa Bapak Puguh menyampaikan target dari presiden tahun 2025 harus menjadi Indonesia lengkap. Target keseluruhan dari pemerintah harus 162 juta orang harus mempunyai sertifikat tanah hak milik.

“Kami sudah bersurat kepada Bupati Pamekasan. Namun, hingga saat ini belum ada respon mengenai PTSL,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *