Scroll untuk melanjutkan membaca
PENDIDIKAN

Nikah Sirri Dalam Konteks Islam, Yuk Kita Simak Penjelasannya…!

×

Nikah Sirri Dalam Konteks Islam, Yuk Kita Simak Penjelasannya…!

Sebarkan artikel ini
KH. Kholisol Muhlis, M.Pd.I, Dosen Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Madura

PENDIDIKAN | jatimtrending.com – Nikah merupakan ikatan suci dua insan yang berbeda jenis yang saling mencintai dan saling menyayangi satu dengan yang lainnya. Agar cinta itu bisa disalurkan dengan baik dan halal maka jalan yang harus ditempuh adalah menikah.

Namun pada kenyataannya banyak orang yang enggan menikah dengan berbagai alasan. Ada yang beralasan karena belum mapan, ada yang beralasan karena tidak punya biaya, ada yang beralasan karena belum siap, bahkan ada juga yang beralasan karena trauma masa lalu.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Padahal sesungguhnya menikah mempunyai manfaat yang luar biasa bagi kita, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam Hadits-haditsNya berikut ini :

Hadits yang pertama adalah :

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِيْ فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي وَتَزَوَّجُوا فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمْ الْأُمَمَ وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ” رواه ابن ماجه ِ

Dari Aisyah r.a., ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda, “Menikah itu termasuk dari sunahku, siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, maka ia tidak mengikuti jalanku. Menikahlah, karena sungguh aku membanggakan kalian atas umat-umat yang lainnya, siapa yang mempunyai kekayaan, maka menikahlah, dan siapa yang tidak mampu maka hendaklah ia berpuasa, karena sungguh puasa itu tameng baginya.” (HR. Ibnu Majah).

Baca Juga  Hakikat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hadits yang kedua adalah :

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {التَّزْوِيْجُ بَرَكَةٌ وَالْوَلَدُ رَحْمَةٌ فَأَكْرِمُوْا أَوْلَادَكُمْ فَإِنَّ كَرَامَةَ الْأوْلَادِ عِبَادَةٌ

Nabi SAW. bersabda, “Pernikahan itu keberkahan dan anak itu rahmat, maka muliakanlah anak-anak kalian, maka sesungguhnya memuliakan anak-anak itu ibadah.”

Berdasarkan penelusuran kami, kami belum menemukan periwayat Hadist ini. Begitu pula dengan imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah Hadist ini tidak menjelaskan periwayatnya.

Hadits yang ketiga adalah :

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: اِلْتَمِسُوا الرِّزْقَ بِالنِّكَاحِ

Nabi SAW. bersabda, “Carilah rezeki dengan menikah.”

Hadist ini diriwayatkan oleh Imam Ad-Dailami dari sahabat Ibnu ‘Abbas r.a. Imam An-Nawawi Al-Bantani menerangkan bahwa pernikahan itu menarik keberkahan dan dekat kepada rezeki jika niatnya benar.

Dimana pada kenyataannya pernikahan menjadi suntikan semangat bagi pasangan suami istri untuk mencari rezeki demi menghidupi kehidupan mereka.

Dari hadits-hadits tentang berbagai manfaat nikah tersebut di atas sebenarnya masih banyak Hadits-hadits yang lain yang menyampaikan tentang manfaat menikah bagi kita, namun tidak mungkin saya sampaikan secara keseluruhan dalam tulisani ni.

Baca Juga  Ulang Tahun SILDA Ke-4 Mengusung Tema, ”Mengabdi Untuk Ummat Dan Berbakti Kepada Pondok Pesantren"

Dari sekian banyak orang yang enggan menikah ternyata banyak juga yang menikah secara diam-diam dengan alasan tidak mempunyai biaya dan yang penting halals ecara agama. Namun anggapan seperti itu ada salahnya dan ada benarnya juga.

Pertama kita melihat dari aspek salahnya dulu :

1. Nikah sirri rentan cerai karena proses perceraian yang sangat mudah untuk dilakukan, di mana ketika suami menjatuhkan talak, maka sudah sah perceraian.

2. Pihak wanita banyak dirugikan, terutama soal gono-gini. Pernikahan yang tidak tercatat dilembaga resmi negara, membuat pihak wanita rentan untuk ditinggalkan begitu saja tanpa pembagian harta. Misalnya ada harta atau aset bersama seperti rumah atau mobil, istri tidak memiliki haknya jika atas nama suami.

3. Pihak suami bisa menikah lagi dengan leluasa. Jika pernikahan tidak terdaftar, makan pihak suami bisa dengan leluasa menikah dengan wanita lain. Parahnya lagi, jika di pernikahan keduanya, suami mencatatkan pernikahannya di KUA, maka yang dianggap sah adalah pernikahannya dengan istri kedua.

Baca Juga  Kepada Bapak Suhardi Astono Selamat Hari Guru

4. Jika punya anak, akte kelahiran akan sulit didapatkan. Kalaupun bisa, hanya mengandalkan keterangan ibu kandung saja.

5. Nikah siri juga bisa memberikan dampak negatif ke perkembangan psikologis anak. Anak jadi merasa tak diakui oleh sekitarnya. Ia merasa seperti anak buangan, karena kehadiran ayahnya antara ada dan tiada.

Kedua kita lihat dari aspek benarnya :

1. Nikah sirri lebih hemat. Tidak perlu banyak mengeluarkan biaya untuk melangsungkan pernikahan.

2. Menghindarkan diri dari perbuatan maksiat. Menghindarkan dari fitnah orang sekitar, tetangga atau teman dan juga yang lainnya.

Namun, kelebihan dari nikah sirri tersebut tidak bisa dibandingkan dengan sejumlah kekurangan dan risikonya.

Oleh karena itu, agar nikah sirri dapat diakui secara resmi oleh pemerintah. Akhirnya Pemerintah merumuskan Undang-undang yang mengatur tentang Pencatatan Perkawinan, sekitar tahun 1973. Kemudian lahir Undang-undang Perkawinan Tahun 1974.

Sejak saat itu, setiap perkawinan harus tercatat. Sedangkan untuk pernikahan yang telah dilangsungkan sebelum aturan tersebut diterapkan, maka pernikahan dapat didaftarkan di Pengadilan Agama untuk diisbatkan, yang biasa disebut dengan Isbat Nikah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENDIDIKAN

PENDIDIKAN| jatimtrending.com — Puasa Ramadan tahun 1445 Hijriyah ini mengandung makna tersendiri bagi kaum muslimin Indonesia. Betapa tidak puasa tahun ini bersamaan dengan momentum Pemilu tahun 2024 yang hingga kini…

PENDIDIKAN

POLITIK | jatimtrending.com – Peran Ulama maupun para Habaib yang menjadi tim pendukung pasangan Capres-Cawapres dalam pemilu  tahun 2024 ini ternyata tidak efektif dalam upaya menciptakan pemilu yang berkualitas. Pemilu …