Scroll untuk melanjutkan membaca
KESEHATAN

Masyarakat Harus Tahu, 21 Penyakit Penyakit Yang Tidak Ditanggung BPJS

×

Masyarakat Harus Tahu, 21 Penyakit Penyakit Yang Tidak Ditanggung BPJS

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Jatim Trending – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan sistem layanan kesehatan nasional yang mirip asuransi. BPJS kesehatan ini melayani keluhan medis, mulai pelayanan rawat jalan, rawat inap sampai tindakan operasi.

BPJS telah dirasakan banyak manfaatnya membantu pembiayaan untuk mereka yang sakit mulai tahun 2014. Meski demikian, layanan ini hanya berlaku untuk beberapa kategori saja, layaknya asuransi swasta.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Masyarakat bisa menggunakan pembiayaan dari beberapa layanan kesehatan dengan BPJS, tapi ada beberapa kategori jenis penyakit yang tidak bisa mengklaim pembiayaan pakai BPJS.

Baca Juga  Kemenkes Sebut 2,4 Juta Orang Harus Ulangi Vaksinasi Dosis 1, Mengapa?

Hal ini sudah tercantum dalam aturan yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam aturan ada 21 kategori jenis penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS.

Daftar 21 kategori jenis penyakit yang tidak ditanggung oleh :

  1. Penyakit yang berupa wabah atau kejadian luar biasa.
  2. Perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika, seperti operasi plastik.
  3. Perataan gigi seperti behel.
  4. Penyakit akibat tindak pidana, seperti penganiayaan atau kekerasan seksual.
  5. Penyakit atau cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri.
  6. Penyakit akibat konsumsi alkohol atau ketergantungan obat.
  7. Pengobatan mandul atau infertilitas.
  8. Penyakit atau cedera akibat kejadian yang gak bisa dicegah, seperti tawuran.
  9. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri
  10. Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen.
  11. Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.
  12. Alat kontrasepsi.
  13. Perbekalan kesehatan rumah tangga.
  14. Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terdiri dari rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.
  15. Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
  16. Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja
  17. Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta
  18. Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri.
  19. Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial.
  20. Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain.
  21. Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *