Scroll untuk melanjutkan membaca
NASIONAL

Industri Daur Ulang Dituding Sebabkan Polusi, Kemenperin Diminta Awasi Ketat

Avatar photo
×

Industri Daur Ulang Dituding Sebabkan Polusi, Kemenperin Diminta Awasi Ketat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, JatimTrending.com- Berdasarkan evaluasi aksi GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia) Jakarta Raya pada pertengahan Agustus lalu dan Kajian terbaru dari Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) yang diterbitkan pada tanggal 25 Agustus lalu, tidak hanya sektor transportasi yang menjadi sumber polusi di DKI Jakarta dan sekitarnya. Namun, polusi ini juga disebabkan oleh emisi dari beberapa sektor utama penghasil emisi: pembangkit listrik,industri, transportasi, dan pembakaran lahan terbuka. Sabtu (2/09/2023)

Baca Juga  Operasional Haji Tahun 2023 Jadi 30 Hari

Hal ini mereka analisis dari data polusi udara Jakarta antara tahun 2020 hingga 2023. Polusi udara di Jakarta merupakan campuran dari emisi lokal yang terjadi di dalam kota, serta polutan jarak jauh yang terbawa angin dari provinsi-provinsi terdekat sehingga diperlukan rencana aksi regional untuk mengatasi semua sektor utama penyumbang emisi.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Korlap Aksi GPII Ricky Rapsodi saat di konfirmasi mengatakan, salah satu industri yang patut diduga turut menyumbang emisi yang mencemari udara adalah industri daur ulang plastik.

“Ternyata industri yang digadang-gadang sebagai salahsatu solusi penanganan sampah plastik terbaik berkedok “economy circular” itu tidak sepenuhnya dapat menyelesaikan masalah” katanya.

Hal ini dibuktikan oleh studi koalisi komunitas lingkungan yang terdiri dari Environmental Green Society, Ecoton Foundation, Forum Kali Brantas Kediri, dan Cpy Brantas Universitas Brawijaya tahun 2023.

Baca Juga  "Kami Masih Butuh Polisi" Deklarasi Komunitas Burung Kicau RGN Di Pamekasan

“Dari penelitian mereka yang mengambil sampel di beberapa wilayah di Jawa Timur pada bulan Juli 2023 menemukan bahwa pabrik-pabrik daur ulang disana

ternyata mengolah plastik reject dari perusahaan, bukan sampah plastik yang terbuang ke lingkungan” ungkap Korlap aksi GPII

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *