Scroll untuk melanjutkan membaca
KABAR DAERAH

Pamekasan Dilanda Banjir, 11 Pasien Dievakuasi Berjalan Ditengah Banjir Dalam Kondisi Masih Diinfus

Avatar photo
×

Pamekasan Dilanda Banjir, 11 Pasien Dievakuasi Berjalan Ditengah Banjir Dalam Kondisi Masih Diinfus

Sebarkan artikel ini

Pamekasan, Jatim Trending – Klinik dr. Fajar Habibi yang berlokasi di Jalan Waru, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura dilanda banjir. Sabtu,31/12/2022

Sejumlah pasien yang dirawat di klinik tersebut terpaksa harus dievakuasi.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Perawat Klinik dr Fajar Habibi, Fatimatus Zahra menjelaskan, terdata sebanyak 11 pasien yang dirawat di Klinik tersebut dipulangkan sekitar pukul 13.30 WIB.

Bahkan ada satu pasien baru yang hendak dirawat di klinik tersebut ditolak karena banjir masuk ke sejumlah ruangan.

Baca Juga  Menjelang Pemilu 2024 Mendatang, Dandim 0826 Hadiri Apel Kasat Kamling

“Aliran air masuk seketika ke sejumlah ruangan Klinik,” ujar Matus.

Penuturan Fatim, banjir masuk ke dalam ruang sal, ruang klinik BPJS, dan masuk ke salah satu ruangan laboratorium.

Ia memperkirakan ketinggian air setengah badan orang dewasa.

Menurut Matus, masuknya air ke sejumlah ruangan Klinik ini dampak hujan deras yang mengguyur Desa Tlonto Rajah mulai Jumat (30/12/2022) pukul 21.00 WIB hingga Sabtu (31/12/2022) pukul 11.00 WIB.

Sehingga membuat aliran arus sungai di Jembatan Dusun Ahatan, Desa Tlonto Rajah, Kecamatan Pasean meluap hingga masuk ke Klinik dr. Fajar Habibi.

Baca Juga  Disporapar Pamekasan Luncurkan Inovasi Unggulan Ekinerja Non ASN (E-SAPORA)

“Kliniknya dekat dengan Jembatan Ahatan, jadi aliran air yang cukup deras masuk seketika,” ungkap Matus.

Sementara itu, Imam Gazali warga setempat menduga, masuknya banjir ke Klinik dr Fajar Habibi karena Jembatan Ahatan tidak kuat menampung derasnya arus air sungai yang tiba-tiba datang dari arah barat.

Lalu air sungai meluap seketika dan terjadi banjir di sekitar Klinik dr Fajar Habibi.

“Sampai sore ini masih hujan, namun tidak deras,” kata Imam.

Penuturan Imam, saat ini kondisi air mulai surut, warga sekitar tampak bergotong royong membersihkan material di area Jembatan Ahatan.

Baca Juga  Dishub Pamekasan Tanyakan Amdalalin Resto Mie Gacoan, Legal Officer Masih di Luar Kota

“Karena banyak sampah yang nyangkut dan ada jagung milik petani yang dibawa arus dan membuat mampet jembatan,” ungkap Imam.

Sementara itu, berdasarkan video pendek yang beredar di sejumlah grup WhatsApp warganet Pamekasan, tampak seorang pasien perempuan dievakuasi dari derasnya banjir oleh keluarganya.

Di tangan pasien itu masih tampak lengkap jarum suntik yang melekat di tangannya dengan infus yang diangkat oleh keluarga pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *