Scroll untuk melanjutkan membaca
NASIONAL

Pemerintah China Bingung Menebak Langkah Militer Indonesia Karena Memborong F-15 Eagle II, Rafale dan KF-21 Boramae

Avatar photo
×

Pemerintah China Bingung Menebak Langkah Militer Indonesia Karena Memborong F-15 Eagle II, Rafale dan KF-21 Boramae

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Jatim Trending – Indonesia sedang panas-panasnya karena bakal diperkuat dengan Rafale, KF-21 Boramae dan F-15 Eagle II.

KF-21 Boramae, Rafale dan F-15 Eagle II bakal menjadi jet tempur masa depan Indonesia.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Dengan Rafale, F-15 Eagle II dan KF-21 Boramae, kekuatan udara Indonesia akan semakin tebal.

Penebalan unsur udara ini memastikan keamanan ruang udara dan laut nasional dari gangguan asing.

Khusus KF-21 Boramae, jet tempur kerja sama Indonesia dan Korea Selatan ini sedang dalam tahap akhir peluncuran prototipe.

Juli 2022 diharapkan ia terbang perdana.

“Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan di Singapore Air Show bahwa penerbangan pertama pesawat tempur generasi 4,5 KF-21 Boramae akan selesai pada Juli sesuai jadwal.

Kami berencana untuk melakukan penerbangan pertama prototipe KF-21 pertama kami pada bulan Juli sesuai jadwal,” kata seorang pejabat KAI kepada Asia Defence Journal.

Untuk Rafale, dassault-aviation.com sudah mengumumkan Indonesia akan membelinya.

“Di hadapan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Florence Parly, dan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, Ketua dan CEO Dassault Aviation, Eric Trappier, dan Wakil Marsekal Udara Yusuf Jauhari, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, menandatangani kontrak akuisisi 42 pesawat Rafale generasi terbaru oleh Indonesia, pada upacara yang diadakan hari ini di Jakarta.

Baca Juga  DPD LIRA Pamekasan Menyatakan Sikap, "Dukung Bapak Jokowi Sukseskan KTT G20 di Bali"

Akuisisi Rafale untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara mencakup solusi turnkey lengkap, dengan paket komprehensif yang mencakup pelatihan awak pesawat, dukungan logistik untuk beberapa pangkalan udara Indonesia, dan pusat pelatihan dengan dua simulator misi penuh. .

Kemampuan “omnirole” Rafale yang unik akan memberi Indonesia alat untuk kedaulatan dan kemandirian operasional, memperkuat perannya sebagai kekuatan regional utama.

Industri Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari pengembalian industri yang substansial, tidak hanya di sektor penerbangan, tetapi juga di semua bidang kerja sama utama lainnya yang berkaitan dengan portofolio luas teknologi ganda yang dikuasai oleh Dassault Aviation dan mitra industrinya, Safran Aircraft Engines dan Thales,” papar dassault-aviation.com, 10 Februari 2022.

Kemudian baru 24 jam usai membeli Rafale, Indonesia melanjutkan langkah ekspolsifnya dengan mengakuisisi F-15 Eagle II.

“Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing kepada Pemerintah Indonesia Pesawat F-15ID dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya $ 13,9 miliar,” lapor dsca.mil.

Melihat langkah Indonesia membeli Rafale dan F-15 Eagle II, pengamat militer China, Han Dong, menyorotinya.

“F-15EX dapat dikatakan sebagai pesawat tempur berat bermesin ganda tercanggih di dunia saat ini, dan efektivitas tempurnya secara keseluruhan sedikit lebih tinggi daripada Rafale Prancis.

Baca Juga  Calon Jamaah Haji Indonesia Bikin Geger Maskapai Penerbangan, Minta Turun Pesawat Untuk Ngasih Makan Ayam Peliharaannya Di Kampung

Pembelian dua pesawat tempur generasi ketiga dan 4.5 secara berturut-turut oleh Indonesia akan sangat meningkatkan kekuatan Angkatan Udara. Bersama dengan F-16 dan Su-27/30 yang dibeli sebelumnya, jumlah jet tempur horizontal generasi ketiga dari Angkatan Udara Indonesia akan melebihi 100, yang merupakan terbesar di antara negara-negara Asia Tenggara. Nomor satu,” kata Han Dong dikutip dari thepaper.cn.

F-15EX dapat meluncurkan rudal udara-ke-darat jarak jauh “Slam”-ER atau “Jasm”.

Apakah senjata ofensif ini akan dijual ke Indonesia telah menarik banyak perhatian.

Pesawat tempur F-15EX adalah versi perbaikan terbaru dari keluarga pesawat tempur F-15.

Dibandingkan dengan F-15 sebelumnya, pesawat tempur F-15EX telah ditingkatkan secara komprehensif, menggunakan radar array tahap baru, sistem peperangan elektronik dan tampilan kokpit, dll., dan peningkatan muatan senjata, dilengkapi dengan senjata dan peralatan yang lebih kuat, dan selanjutnya peningkatan kemampuan tempur.

Namun media China lainnya, 163.com membeberkan bila kecil kemungkinan Indonesia membeli kedua jet tempur tersebut secara bersamaan.

“Indonesia adalah negara yang begitu besar, dan tidak mungkin membeli jet tempur Rafale dan F-15 dalam jumlah besar secara bersamaan, sehingga Amerika Serikat menatap kontrak Prancis untuk campur tangan saja,

Baca Juga  Ombudsman-RI dan Kabag Organisasi Lakukan Penilaian Pelayanan Publik Di Puskesmas Omben Sampang

Hanya saja pihak Amerika juga mengatakan bahwa ini hanya karena mereka menyetujui rencana tersebut, dan bukan berarti pemerintah Indonesia akan memilih untuk menandatangani kontrak dengan Amerika Serikat. Saat ini, penjualan senjata masih belum,” jelas 163.com pada 11 Februari 2022.

Tapi media China lainnya, new.qq.com pada 13 Februari 2022 lalu mendedahkan langkah Indonesia memperkuat militernya ini cukup membingungkan.

Karena Indonesia mencampuradukkan jet tempur dari bermacam negara di dunia untuk memperkuat unsur udara nasional.

“Tentunya untuk Indonesia, baik Rafale maupun F-15EX dapat memenuhi kebutuhan Indonesia.

Apalagi Indonesia juga penuh dengan jet tempur Rusia dan Amerika.

Aturan penomoran jet tempur Indonesia adalah TS+model pesawat+nomor.

“Jika benar-benar terkirim, ditambah pesawat serang British Eagle MK209 Indonesia, pesawat latih T-50 Korea Selatan, dan jet tempur KF-21 yang juga bakal dimiliki Indonesia, Indonesia akan mengumpulkan 4 pesawat tempur,” bebernya.

Sebenarnya langkah Indonesia membeli Rafale, KF-21 Boramae dan F-15 Eagle II untuk menghindari ancaman embargo dari salah satu negara, sedangkan China sudah mampu memproduksi semua senjata militer yang dibutuhkan dalam negerinya sendiri.

Sumber : Zona Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *